- Agustus 26, 2025
Kementan Corporate University Resmi Hadir, Mentan Amran Targetkan SDM Pertanian Kelas Dunia
Kementerian Pertanian (Kementan) meresmikan Kementan Corporate University (Kementan Corpu) sebagai langkah strategis dalam transformasi pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) pertanian.
Peresmian berlangsung pada Selasa (26/08/2025) di Aula Bina Karakter, BBPMKP Ciawi, Bogor, dengan dihadiri pejabat pimpinan tinggi, perwakilan Lembaga Administrasi Negara (LAN), serta sekitar 150 peserta dari berbagai unit kerja Kementan.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa peluncuran Kementan Corpu bertujuan memperkuat dan meningkatkan kompetensi ASN Kementerian Pertanian yang unggul, adaptif dan inovatif.
“Peluncuran Kementan Corporate University merupakan langkah strategis dalam memperkuat kompetensi ASN pertanian. Dengan adanya wadah ini, kita berharap lahir SDM yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan sektor pertanian ke depan,” ujar Mentan Amran.
Keberadaan Corporate University, kata Mentan, tidak hanya sebagai wadah pengembangan kompetensi ASN, tetapi juga wujud komitmen Kementan dalam menjadikan ASN sebagai motor penggerak organisasi dan pendukung kemajuan pertanian nasional.
“Kementan Corpu dirancang untuk menjadi mesin pengembangan kompetensi, tidak hanya bagi ASN pusat, tetapi juga bagi seluruh aktor pembangunan pertanian di Indonesia. Tujuannya bukan hanya memenuhi kebutuhan pengembangan ASN di lingkungan Kementerian Pertanian, tetapi juga mendukung pengembangan kompetensi di tingkat nasional,” katanya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menambahkan bahwa jalur pengembangan kompetensi non-formal membutuhkan komitmen bersama seluruh unsur organisasi.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi ASN dalam pengembangan kompetensi meliputi keterbatasan akses, sumber daya, serta keterhubungan dengan berbagai elemen lain.
“Pengembangan kompetensi melalui jalur non-formal memerlukan komitmen bersama dari seluruh unsur organisasi,” ujar Idha.
Sementara itu, Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN, Erna Irawati menyampaikan bahwa Kementan Corpu merubah pendekatan kuantitatif menjadi pendekatan yang lebih efektif dalam meningkatkan kompetensi ASN Kementerian Pertanian.
“Pendekatan kuantitas dalam pengembangan kompetensi ASN sudah ditinggalkan. Kalau kita mengejar kuantitas sangat mudah, yang paling penting adalah kompetensi kita selaras dengan kebutuhan dan tujuan kita,” jelasnya.
Peluncuran Kementan Corpu juga selaras dengan Pasal 49 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Manajemen ASN, yang mewajibkan setiap ASN untuk terus melakukan pengembangan kompetensi agar tetap relevan dengan tuntutan organisasi.
Saat ini, jumlah ASN di lingkungan Kementan mencapai 12.581 orang, ditambah dengan 38.000 penyuluh pertanian yang beralih dari daerah ke pusat. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam peningkatan kapasitas.