• Juli 28, 2023

DITJEN HORTIKULTURA MENGINISIASI PENYUSUNAN PEDOMAN PASCAPANEN DURIAN

DITJEN HORTIKULTURA MENGINISIASI PENYUSUNAN PEDOMAN PASCAPANEN DURIAN

Depok – Poin penting setelah budidaya adalah hilirisasi. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan hilirisasi dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk hortikultura. Melanjutkan arahan tersebut, Ditjen Hortikultura terus berupaya mendorong hilirisasi komoditas hortikultura sehingga produk turunan hortikultura semakin dikenal, diterima dan diminati konsumen serta memperluas akses pasar untuk pasar dalam negeri dan pasar ekspor.

Selain itu, Indonesia adalah pusat keanekaragaman durian terbesar di dunia. Durian adalah salah satu buah yang populer bagi masyarakat Indonesia. Sentra durian potensial antara lain terdapat di Pasuruan, Agam, Malang, Parigi Mountong, Semarang, Padang Pariaman, Banjar, Tegal dan beberapa lokasi lain.

Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura memiliki komitmen dalam upaya meningkatkan produksi, produktivitas dan mempertahankan mutu buah durian. Permasalahan durian nasional adalah cara budidaya (GAP) dan pascapanen (GHP) yang baik belum dilakukan secara optimal oleh beberapa petani durian di Indonesia.

Beberapa upaya telah dilakukan dalam pengembangan durian, seperti penataan sentra produksi menjadi kawasan skala komersial yang terintegrasi dengan pelaku usaha, penerapan GAP, perbaikan teknologi pasca panen dan pengembangan jaringan pemasaran.

Untuk itu diperlukan informasi yang dapat dijadikan panduan oleh petani, kelompok tani, gapoktan, asosiasi maupun pelaku usaha tentang penanganan pascapanen komoditas durian, dimulai dari tahap pemanenan sampai produk tersebut sampai ke tangan konsumen.

Melalui penerapan pascapanen yang baik, diharapkan dapat menjaga kesegaran meningkatkan daya simpan, mempertahankan mutu, serta menudahkan distribusi buah durian serta meningkatkan nilai tambah dan daya saing komoditas durian.

Penyusunan pedoman pascapanen durian juga dilaksanakan dalam rangka arahan Dirjen Hortikultura pada even Pameran Durian di Kab. Parigimountong perlunya bimtek budidaya dan pascapanen durian yang baik.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura melaksanakan penyusunan pedoman pascapanen durian. Hadir pada kegiatan tersebut, beberapa pelaku usaha durian seperti PT. Laris Manis Utama, PT. Agro Semesta Utama, Durian Traveler, Ammar Durian Indonesia dan Badan Riset Inovasi Nasional. Diharapkan buku pedoman pascapanen durian dapat meningkatkan wawasan, pengetahuan, kompetensi petugas dan pelaku usaha dalam penanganan pascapanen komoditas durian sesuai dengan penanganan pascapanen yang baik (GHP) sehingga nilai tambah dan daya saing komoditas durian lebih tinggi.

(HennyTarigan)

Berita Terkait

Mentan SYL Siap Kerjasama Pengembangan Green House Skala Industri dengan Spanyol

Mentan SYL Siap Kerjasama Pengembangan Green House Skala…

  Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama jajaran Eselon I Kementerian Pertanian…
Menyulap lahan tandus jadi pemasok sayur terbesar Eropa

Menyulap lahan tandus jadi pemasok sayur terbesar Eropa

SPANYOL – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengunjungi salah satu…
Perkuat Pangan Lintas Negara, Mentan SYL Kunjungi Screen House Almeria Spanyol

Perkuat Pangan Lintas Negara, Mentan SYL Kunjungi Screen…

SPANYOL – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengunjungi Screen House…