• Desember 31, 2024

Sukseskan Swasembada Pangan, Kementan Perkuat Peran dan Fungsi Penyuluh Pertanian

Sukseskan Swasembada Pangan, Kementan Perkuat Peran dan Fungsi Penyuluh Pertanian

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman selalu menekankan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi tulang punggung penggerak pembangunan pertanian. Karenanya sudah seharusnya SDM pertanian memiliki kualitas yang mumpuni.

Mendukung Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti mengatakan jika SDM memegang peran yang sangat penting dalam perkembangan pertanian. SDM juga menjadi faktor utama dalam peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan.

Pada acara Mentan Sapa Petani Penyuluh (MSPP) volume 44, Jumat (27/12/2024) bertemakan “Penguatan Peran dan Fungsi Penyuluh”, menghadirkan narasumber penyuluh pertanian pusat, Mohammad Takdir Mulyadi.

Pada paparannya, Takdir mengatakan penyuluh pertanian adalah perorangan Warga Negara Indonesia yang melakukan kegiatan penyuluhan pertanian. Sedangkan penyuluh pertania. swadaya adalah pelaku utama yang berhasil dalam usahanya dan warga masyarakat lainnya yang dengan kesadarannya sendiri mau dan mampu menjadi penyuluh pertanian.

Sedangkan penyuluh swasta adalah penyuluh yang berasal dari dunia usaha dan atau lembaga yang mempunyai kompetensi dalam penyuluhan”, jelas Takdir.

Takdir menambahkan jika saat ini diperlukan penguatan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sebagai pusat kegiatan pembangunan pertanian di kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi, dan peran BPP dengan memanfaatkan IT dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Adapun peran penyuluh pertanian diantaranya sebagai supervisi dalam pengawalan dan pendampingan petani. Selain itu sebagai diseminasi informasi atau inovasi dengan mengupayakan akses petani ke sumber informasi, teknologi dan sumber daya lainnya, ucap Takdir.

Terakhir, BPP sebagai tempat untuk konsultasi dengan membantu menganalisis dan memecahkan masalah serta merespon peluang serta mengedukasi dengan memfasilitasi proses pembelajaran petani. Diantaranya fasilitasi yaitu membantu petani dalam menumbuhkembangkan kelembagaannya serta managerial dengan meningkatkan kemampuan kepemimpinan, manajerial dan kewirausahaan petani,” imbuhnya. (HV/NF)

Berita Terkait

Mentan Amran Apresiasi Bareskrim, Minta Aktor Penyelundupan Pangan Diusut Tuntas

Mentan Amran Apresiasi Bareskrim, Minta Aktor Penyelundupan Pangan…

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengapresiasi langkah cepat dan…
Bank Indonesia: Pertanian Jadi Tulang Punggung Ekonomi, Bukti Nyata Sektor Pangan Semakin Kuat

Bank Indonesia: Pertanian Jadi Tulang Punggung Ekonomi, Bukti…

Jakarta, — Peran strategis sektor pertanian sebagai tulang punggung ketahanan ekonomi nasional…
Kementerian Dukung Percepatan Klaim AUTP di Lamongan, Tegaskan Perlindungan Petani untuk Jaga Produksi

Kementerian Dukung Percepatan Klaim AUTP di Lamongan, Tegaskan…

JAKARTA, Kementerian Pertanian mengapresiasi percepatan verifikasi dan pencairan klaim Asuransi Usaha Tani…