- September 30, 2025
Dosen Program Studi Manajemen Agribisnis IPB University Memberikan Pelatihan tentang Manfaat dan Fungsi Branding, Pencatatan Keuangan dan Digital Marketing diRW 01 Kelurahan Mulyaharja
Bogor, 26 September 2025 – Tim dosen Program Studi Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi IPB University, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Terpusat dan Terpadu di Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor, Jumat (26/9). Kegiatan ini mengusung tema “Sosioentrepreneur dalam Membangun Ketahanan Pangan Keluarga di Kelurahan Mulyaharja.”
Acara yang dipusatkan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Ciharashas ini diisi dengan pelatihan mengenai manfaat dan fungsi branding mulai dengan membranding produk secara sederhana, mulai dari memperkenalkan produknya di media sosial masing-masing. Peserta tidak hanya mendapatkan materi branding, tetapi juga mendapatkan materi lain yaitu perhitungan harga jual, pencatatan keuangan secara sederhana, serta diajak langsung praktik melakukan promosi menggunakan digital marketing dalam hal ini adalah wa bisnis..
Perwakilan dosen menjelaskan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya secara berkesinambungan agar dapat berdampak nyata dalam meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga. “Dengan mengerti tentang perhitungan harga jual, pencatatan keuangan sederhana dan branding produk, masyarakat diharapkan lebih mengerti dan mendapatkan manfaat untuk mengembangkan usaha yang sudah dirintis dari kegiatan pengabdian ini,” ujarnya.
Instruktur kemudian memberikan penjelasan manfaar dan fungsi dari branding. Branding produk bisa dimulai dari masing-masing media sosial yang dimiliki oleh peserta pelatihan. Cara dengan memposting kegiatan kesehariannya terkait dengan program penngabdian dari Prodi MAB. Dianjurkan dilakukan rutin dan bergantian agar masyarakat luas tahu, bahwa di Kelurahan Mulyaharja memiliki produk yang bagus dan bisa dijual.
Penghitungan harga pokok produksi dan harga jual juga menjadi poin penting. Peserta diajarkan bagaimana menghitung harga pokok produksi dari produk yang akan dijual. Perhitungan biaya tetap biasanya diabaikan, karena dirasa tidak mengeluarkan biaya, padahal hal ini perlu dihitung. Pencatatan keuangan, yaitu pengeluaran dan pendapatan dari hasil usaha perlu dilakukan, agar kita bisa mengetahui peningkatan usaha yang sudah dilakukan.
Selain materi di atas, warga diajak untuk memahami pemasaran melalui media digital di media whatsapp. Media Whatsapp bisnis dianggap lebih praktik dalam hal memasarkan produk, karena ada layanan menjawab secara otomatis sehingga lebih memudahkan kita untuk mengelola pesan pemasarannya.
Suasana pelatihan berlangsung penuh antusiasme. Para ibu dilingkungan RW 01 tampak bersemangat mendapatkan pencerahan mengenai materi yang disampaikan, dengan pendampingan langsung dari instruktur dan mahasiswa. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat masyarakat dalam belajar sekaligus berkontribusi menjaga ketahanan pangan keluarga.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim dosen tidak hanya membekali keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan semangat sosioentrepreneur kepada warga melalui berbagai materi yang disampaikan. Harapannya, kegiatan ini akan terus berlanjut menjadi sebuah role model bagi masyarakat di Kelurahan Mulyaharja, yang dimulai dari warga RW 01 khususnya, dan di RW lain dalam wilayah Kelurahan Mulyaharja.