• Juli 23, 2025

Kementan Dorong Penguatan Brigade Pangan Provinsi Kalimantan Timur

Kementan Dorong Penguatan Brigade Pangan Provinsi Kalimantan Timur

KUKAR – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan), BPPSDMP terus memastikan berjalannya program sebagai upaya untuk meningkatkan produksi padi/ beras sebagai bagian dalam upaya mewujudkan swasembada pangan. Salah satu strategi dalam mendukung kebijakan swasembada pangan adalah melalui Brigade Pangan (BP). Program ini diharapkan dapat meningkatkan intensitas dan produktivitas melalui penerapan teknologi modern.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan mengatakan bahwa melalui BP, Kementan berupaya untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan dengan meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan teknologi modern dan melibatkan generasi muda.

Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa BP adalah bentuk konkret komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan daerah melalui sinergi antara program optimalisasi lahan, pemanfaatan teknologi pertanian dan pengembangan kapasitas petani.

Salah satu implementasinya dilakukan melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakor) Percepatan dan Operasionalisasi Brigade Pangan Provinsi Kalimantan Timur yang berlangsung pada Senin, 21 Juli 2025 bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Rakor ini dihadiri oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, serta Kepala BRMP Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Tanaman Pangan dan Pertanian Kota Samarinda, Dinas Pertanian dan Peternakan Kutai Kartanegara, perwakilan Brigade Pangan dari Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda.

Kegiatan ini bertujuan menyamakan semangat serta mempercepat operasionalisasi BP, sekaligus memastikan kesiapan pelaksanaan di lapangan.

Selain itu, Rakor juga digunakan sebagai forum untuk sinkronisasi data seperti luas lahan yang dikelola, jadwal tanam, kebutuhan alsintan serta kendala teknis lainnya untuk sehingga operasionalisasI BP bisa bergerak secepatnya utk mendukung kegiatan.

Dalam sambutannya, Muhammad Amin menekankan pentingnya penggunaan teknologi modern dan pengelolaan lahan yang optimal untuk meningkatkan produktivitas pertanian. “Brigade Pangan diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi pertanian”, jelasnya.

Seperti diketahui Brigade Pangan adalah program Kementan yang bertujuan untuk mempercepat swasembada pangan di Indonesia. Program ini melibatkan generasi muda dalam pengelolaan pertanian modern dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi.

Melalui kegiatan Rakor ini, Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan dan inklusif di seluruh wilayah Indonesia.

Berita Terkait

Mentan Amran Dukung Mahasiswa Perkuat Kontribusi Riset Pertanian untuk Jawab Krisis Global

Mentan Amran Dukung Mahasiswa Perkuat Kontribusi Riset Pertanian…

Surabaya — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong mahasiswa dan perguruan…
Akademisi dan Mahasiswa: Swasembada Pangan Bukan Isapan Jempol Belaka

Akademisi dan Mahasiswa: Swasembada Pangan Bukan Isapan Jempol…

Sidoarjo, — Upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional mendapat apresiasi luas…
Mentan Amran Ajak Lulusan ITS Jadi Penggerak Inovasi Ketahanan Pangan Global

Mentan Amran Ajak Lulusan ITS Jadi Penggerak Inovasi…

Surabaya – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mengajak lulusan Institut Teknologi…