• Juli 23, 2025

Dukung Swasembada Pangan, Kementan Lakukan Penguatan Brigade Pangan Kabupaten PPU dan Paser

Dukung Swasembada Pangan, Kementan Lakukan Penguatan Brigade Pangan Kabupaten PPU dan Paser

PENAJAM PASER UTARA – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) menggelar Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Brigade (BP) di Kabupaten Penajem Paser Utara (PPU) dan Paser pada 22 Juli 2025, bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Babulu Darat, Kabupaten PPU, Kalimantan Timur.

Brigade Pangan merupakan salah satu strategi Kementerian Pertanian dalam mendukung kebijakan swasembada pangan nasional. Diharapkan dapat meningkatkan intensitas dan produktivitas pertanaman padi melalui pengelolaan lahan yang lebih optimal dan penerapan teknologi modern untuk mencapai swasembada pangan dalam waktu sesingkat-singkatnya.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen Kementan bahwa Brigade Pangan akan menjadi garda terdepan dalam mengelola dan mengoptimalkan lahan pertanian secara modern, profesional dan terampil dengan menjalankan usaha yang berorientasi bisnis untuk menghasilkan pendapatan dan keuntungan.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menyampaikan harapannya agar BP menjadi motor penggerak swasembada pangan nasional. Oleh karena itu, dalam menjalankan bisnis (Brigade Pangan) diperlukan strategi yang terintegrasi, mulai dari pengelolaan lahan, optimalisasi produksi, hingga distribusi yang efisien, ujar Kabadan.

Sedangkan, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian sekaligus Penanggung Jawab (PJ) BP Wilayah Kalimantan Timur, Muhammad Amin menyampaikan bahwa harus fokus pada percepatan operasionalisasi BP.

Brigade Pangan didesain untuk mencapai beberapa prinsip utama. Inisiatif ini berfokus pada peningkatan luas tanam dan panen guna mendongkrak produksi melalui peningkatan Indeks Pertanaman, mengelola 200 hektare lahan dengan dukungan alat mesin pertanian (alsintan) dan sarana produksi (saprodi), serta ditargetkan meraih penghasilan minimal Rp10 juta per orang per bulan.

Program BP juga bertujuan membuka lapangan pekerjaan baru, mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa, dan membangun kemandirian petani dalam pengadaan sarana pertanian.

Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan operasionalisasi BP di Kabupaten PPU dn Paser dapat berjalan lebih cepat dan efektif, berdampak signifikan terhadap peningkatan produksi dan produktivitas pertanian, serta mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Direktur Perbenihan Hortikultura sekaligus PJ Swasembada Pangan Provinsi Kalimantan Timur, Tommy Nugraha menegaskan pentingnya program BP.

“Percepatan swasembada pangan nasional adalah prioritas utama. Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pihak, termasuk pemilik lahan dan anggota BP, menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Penajam Paser Utara, Andi Trasodiharto mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas dukungan dalam mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten PPU.

“Terbentuknya Brigade Pangan di PPU membuka ruang bagi sektor pertanian pangan. Kehadiran alat mesin pertanian dan adanya optimasi lahan pertanian (OPLAH) menjadi harapan besar untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP), serta harga gabah yang berpihak kepada petani menjadi penyemangat bagi kami.” Pungkasnya

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Paser, Erwan Wahyudi, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh.

“Kami berterima kasih atas inisiatif pusat dan berkomitmen mengambil langkah percepatan demi terwujudnya kedaulatan pangan di Kabupaten Paser,” tegasnya

Berita Terkait

Mentan Amran Dukung Mahasiswa Perkuat Kontribusi Riset Pertanian untuk Jawab Krisis Global

Mentan Amran Dukung Mahasiswa Perkuat Kontribusi Riset Pertanian…

Surabaya — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong mahasiswa dan perguruan…
Akademisi dan Mahasiswa: Swasembada Pangan Bukan Isapan Jempol Belaka

Akademisi dan Mahasiswa: Swasembada Pangan Bukan Isapan Jempol…

Sidoarjo, — Upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional mendapat apresiasi luas…
Mentan Amran Ajak Lulusan ITS Jadi Penggerak Inovasi Ketahanan Pangan Global

Mentan Amran Ajak Lulusan ITS Jadi Penggerak Inovasi…

Surabaya – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mengajak lulusan Institut Teknologi…