• Maret 20, 2025

Kementan Dorong Penyuluh Pertanian untuk Percepat Luas Tambah Tanam

Kementan Dorong Penyuluh Pertanian untuk Percepat Luas Tambah Tanam

 

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa program Luas Tambah Tanam (LTT) padi merupakan salah satu strategi utama untuk meningkatkan produksi padi nasional.

Berbagai langkah telah dilakukan untuk mempercepat LTT, antara lain pembukaan lahan sawah baru di daerah potensial, pemanfaatan kondisi cuaca yang mendukung, serta memastikan ketersediaan air dan benih padi yang cukup.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya mencapai swasembada pangan dalam waktu yang secepat mungkin.

Mentan Amran pun menyatakan bahwa target swasembada pangan yang awalnya direncanakan dalam tiga tahun, bisa dipercepat menjadi satu tahun. Untuk itu, dukungan dari semua pihak, termasuk penyuluh pertanian, sangat dibutuhkan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai lembaga baik di pusat maupun daerah untuk mewujudkan swasembada pangan.

“Untuk mencapai swasembada pangan, kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus bergandengan tangan dengan semua pihak,” ujarnya.

Percepatan LTT diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian tetapi juga membuka peluang ekspor serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Pada acara Ngobrol Asyik Bersama Petani (Ngobras) Volume 11 yang diselenggarakan pada Selasa (25/03/2025), dengan tema “Mendorong Kinerja Penyuluh Pertanian Melalui Pelaporan LTT,” Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Purwanta, menekankan bahwa peran penyuluh pertanian sangat penting dalam mendampingi petani.

“Penyuluh pertanian harus lebih proaktif dalam membantu petani, memberikan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi, serta memastikan proses tanam berjalan sesuai rencana,” ujar Purwanta.

Melalui pelaporan LTT yang dilakukan oleh penyuluh pertanian, data harian dapat dikumpulkan secara lebih akurat, cepat, dan terintegrasi. Untuk mendukung hal ini, Purwanta mendorong penyuluh agar memanfaatkan aplikasi e-Pusluh untuk melaporkan data secara real-time.

“Keberhasilan swasembada pangan bergantung pada dukungan semua pihak, dan penyuluh pertanian berperan sebagai garda terdepan di lapangan,” tambahnya.

Berita Terkait

Kabupaten Sumenep Mantap Bersinergi: Sumenep Siap Maju Bersama di Kegiatan HDDAP

Kabupaten Sumenep Mantap Bersinergi: Sumenep Siap Maju Bersama…

Sumenep, Jawa Timur – Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur…
Kementan Dukung Jateng Tancap Gas Investasi Susu, Peluang Peternak Kian Terbuka

Kementan Dukung Jateng Tancap Gas Investasi Susu, Peluang…

Semarang – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat investasi peternakan sapi perah…
Penguatan Produksi Pertanian Berbasis Bio Fermentor dalam Mendukung Swasembada Pangan

Penguatan Produksi Pertanian Berbasis Bio Fermentor dalam Mendukung…

JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Penyuluhan Pertanian kembali menyelenggarakan agenda…