• April 17, 2025

Kementan Tingkatkan Peran Penyuluh Pertanian Provinsi Sumatera Selatan melalui Galuh LTT dan e-Pusluh

Kementan Tingkatkan Peran Penyuluh Pertanian Provinsi Sumatera Selatan melalui Galuh LTT dan e-Pusluh

 

PALEMBANG – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) sebagai langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, percepatan tanam harus dilakukan secara masif di seluruh Indonesia dengan mengoptimalkan peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang berada di garda terdepan, serta pengawasan ketat oleh Penanggung Jawab (PJ) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa jika 65.000 data LTT yang dihimpun oleh para penyuluh akan diintegrasikan secara real-time melalui aplikasi e-Pusluh. Ia menegaskan bahwa keakuratan data sangat menentukan kecepatan respon pemerintah dalam menghadapi dinamika di lapangan, terutama saat memasuki musim tanam maupun menghadapi potensi kekeringan.

Hal ini langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan dengan menggelar Rapat Koordinasi bertema “Gerakan Penyuluh Pertanian dalam Pendampingan dan Pelaporan LTT di Provinsi Sumatera Selatan”, Selasa (15/04/2025).

Rakor dilaksanakan secara hybrid ini dihadiri oleh sekitar 200 peserta, terdiri dari 70 peserta luring dan 130 peserta daring. Acara ini menjadi wadah penting untuk memperkuat peran penyuluh dalam mendampingi petani, serta meningkatkan efektivitas pelaporan melalui sistem digital

Hadir pula Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi, Tenaga Ahli Menteri Pertanian, perwakilan dari Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Penyuluh Pertanian Utama, Pusat Penyuluhan Pertanian, Koordinator Jabatan Fungsional Penyuluh, serta para penyuluh pertanian dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan BRMP Sumatera Selatan.

Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian yang mewakili Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumsel menyampaikan pentingnya peran penyuluh sebagai motor penggerak produktivitas dan kesejahteraan petani. Ia menyoroti bahwa penyuluh harus aktif mendorong percepatan tanam sekaligus memastikan data LTT dilaporkan secara tepat waktu.

Sedangkan PJ Swasembada Pangan, Suwandi dalam arahannya mendorong seluruh Penanggung Jawab dan penyuluh untuk memperkuat koordinasi serta komunikasi intensif di lapangan. Ia juga menegaskan pentingnya kehadiran posko aktif di wilayah kerja penyuluhan sebagai pusat informasi dan dukungan petani.

Ini ditegaskan kembali oleh Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Brigjen TNI (Purn) Ade Prasetya bahwa perlunya gerakan percepatan tanam segera dilakukan, terutama di wilayah yang sudah menyelesaikan panen, guna mengejar peningkatan Indeks Pertanaman (IP).

Sementara perwakilan dari Penyuluh Pertanian Utama, Bustanul Arifin Caya menjelaskan dengan rinci mengenai strategi penguatan pelaporan melalui aplikasi e-Pusluh, sekaligus memperkuat gerakan penyuluh dalam mendukung target nasional LTT.

Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah dan komitmen seluruh pihak, baik di tingkat pusat maupun daerah, dalam memperkuat peran penyuluh dan memastikan percepatan tanam berjalan sesuai dengan target nasional. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dan mendukung tercapainya swasembada yang berkelanjutan. (BA/NF)

Berita Terkait

Mentan Amran Dukung Mahasiswa Perkuat Kontribusi Riset Pertanian untuk Jawab Krisis Global

Mentan Amran Dukung Mahasiswa Perkuat Kontribusi Riset Pertanian…

Surabaya — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong mahasiswa dan perguruan…
Akademisi dan Mahasiswa: Swasembada Pangan Bukan Isapan Jempol Belaka

Akademisi dan Mahasiswa: Swasembada Pangan Bukan Isapan Jempol…

Sidoarjo, — Upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional mendapat apresiasi luas…
Mentan Amran Ajak Lulusan ITS Jadi Penggerak Inovasi Ketahanan Pangan Global

Mentan Amran Ajak Lulusan ITS Jadi Penggerak Inovasi…

Surabaya – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mengajak lulusan Institut Teknologi…