- April 16, 2025
Penyuluh Pertanian Provinsi Sumatera Utara Siap Sukseskan Swasembada Pangan dan Galuh LTT
MEDAN – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan penanaman 1 juta hektar lahan rawa mineral dan 1 juta hektar lahan rawa tadah hujan. Program ini bertujuan meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) padi dan jagung untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.
Mentan Amran juga menekankan pentingnya percepatan tanam dan optimalisasi lahan untuk meningkatkan produksi pangan, dengan mendorong peningkatan IP menjadi tiga kali setahun (IP 300) untuk menjadikan provinsi tersebut sebagai lumbung pangan nasional.
Beliau juga mengajak pemerintah daerah dan penyuluh untuk berkolaborasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Sehingga peran penyuluh pertanian dalam mendukung percepatan swasembada pangan sangatlah penting.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti mengatakan bahwa BPPSDMP berperan penting dalam meningkatkan kompetensi penyuluh pertanian melalui pelatihan dan pendampingan kepada petani. Upaya ini diharapkan dapat mendorong percepatan LTT dan peningkatan produktivitas pertanian secara nasional.
Selanjutnya, Kabadan Santi mengingatkan pentingnya penyuluh agar fokus dalam pengawalan LTT dan mendukung peningkatan IP serta produktivitas. Saat ini peran penyuluh pertanian untuk dapat mencapai target LTT dengan melakukan pelaporan LTT harian.
Sementara, Pj. Swasembada Pangan Provinsi Sumatera Utara menyambut baik Gerakan penyuluh mendorong LTT yang akuntabel dan berharap target LTT dibagi habis kepada setiap penyuluh yang memiliki wilayah binaan desanya.
Rakor Galuh LTT Provinsi Sumatera Utara dilaksanakan pada Selasa 15 April 2025 secara online dan offline yang dihadiri sekitar 500 orang. Pelaksanaan Galuh LTT secara offline dilaksanakan di Aula Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara yang dihadiri oleh Plt. Dirjen Perkebunan selaku Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Sumatera Utara, Tenaga Ahli Menteri, Kepala Dinas Ketahanan pangan Provinsi Sumut, Kepala Dinas yang menangani Fungsi Penyuluhan Kabupaten/ Kota, Pj. Swasembada Pangan Kabupaten/Kota, Polbangtan Medan, Koordinator BPP, Penyuluh Pertanian dan admin Data LTT.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan menyampaikan komitmen dari penyuluh dan koordinator penyuluh untuk mensukseskan pencatatan dan pelaporan LTT melalui e-Pusluh. Acara diakhiri dengan pembimbingan/tutorial penggunan aplikasi e pusluh serta diskusi/masukan terkait penggunaan aplikasi.
Pelaksanaan Rakor ini disambut antusias oleh peserta, khususnya penyuluh pendamping yang tercermin dengan banyaknya pertanyaan terkait teknis aplikasi e-Pusluh yang dianggap sebagai salah satu alat yang akuntabel dan transparan dalam pengukuran kinerja penyuluh pertanian.