• Mei 5, 2026

Kementan Matangkan Implementasi HDDAP melalui Review Mission Bersama ADB dan IFAD

Kementan Matangkan Implementasi HDDAP melalui Review Mission Bersama ADB dan IFAD

Jakarta – Kementerian Pertanian terus memperkuat koordinasi pelaksanaan program Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP) melalui kegiatan Review Mission. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mengevaluasi progres, mengidentifikasi tantangan, serta memastikan kualitas implementasi di lapangan tetap berjalan optimal.

Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura sekaligus Project Director HDDAP, Freddy Lumban Gaol, menekankan pentingnya sinergi antara semua pihak dalam mendorong keberhasilan program. “Kita harus terus bersinergi untuk percepatan kegiatan HDDAP ini. Berbagai aksi percepatan harus dilakukan dengan menjaga kualitas dan kesesuaian,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa dengan kesepahaman dalam mitigasi dan adaptasi berdasarkan kondisi terkini, potensi hambatan yang mungkin muncul di lapangan dapat diminimalisir, serta memastikan setiap langkah yang diambil mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi para petani.
“Fokus kita dalam rapat hari ini adalah memastikan setiap komponen memiliki rencana aksi yang jelas, terukur, dan selaras, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan terkoordinasi,” lanjut Freddy.

Perwakilan Asian Development Bank (ADB), Helena Lawira, menyampaikan bahwa Review Mission menjadi momentum penting untuk memastikan arah implementasi program tetap sesuai dengan tujuan awal. “ADB mendukung penuh penguatan kualitas implementasi HDDAP, termasuk dalam memastikan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang adaptif terhadap dinamika di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan International Fund for Agricultural Development (IFAD), Rosiana, menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui penguatan kapasitas dan kelembagaan petani. “Pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan secara luas oleh petani, khususnya di wilayah lahan kering,” ungkapnya.

Review Mission berfokus pada implementasi program HDDAP, khususnya dalam mengevaluasi capaian dan merumuskan langkah strategis ke depan. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi penetapan template HCDP, kemungkinan penambahan lokasi kegiatan, serta peluang pengembangan komoditas hortikultura baru seperti bawang putih dan durian. Pembahasan difokuskan pada penyusunan rencana aksi dari masing-masing komponen guna menyatukan pandangan, memperkuat koordinasi, dan memastikan keselarasan pelaksanaan program.

Implementasi smart farming turut menjadi salah satu poin diskusi sebagai bagian dari upaya modernisasi pertanian. Teknologi digital diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi kerugian yang disebabkan oleh faktor alam. Dengan pemanfaatan teknologi ini, petani diharapkan dapat mengoptimalkan hasil pertanian, khususnya di lahan kering.

Keberlanjutan program ini juga menjadi poin krusial, dengan penguatan kelembagaan, pengembangan kapasitas petani, serta peningkatan akses terhadap teknologi dan pasar yang tepat, sehingga HDDAP dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Melalui forum ini, Kementan bersama seluruh stakeholder berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi, menyelaraskan langkah, serta mendorong percepatan implementasi program secara terintegrasi. Sinergi yang solid diharapkan mampu memastikan HDDAP berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan hortikultura di lahan kering serta peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Sektor Pertanian Sumbang 12,67% Tetap Menjadi Penopang Ekonomi Indonesia di Kuartal I Tahun 2026

Sektor Pertanian Sumbang 12,67% Tetap Menjadi Penopang Ekonomi…

Jakarta, — Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini merilis data yang memberikan…
Hilirisasi Ayam Digenjot, Bima Berpotensi Jadi Pusat Produksi Unggas untuk Kawasan Timur

Hilirisasi Ayam Digenjot, Bima Berpotensi Jadi Pusat Produksi…

Jakarta – Kementerian Pertanian mempercepat pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) di Pulau…
Produksi Beras Semester I 2026 Diproyeksi Meningkat, Luas Panen Ikut Menguat

Produksi Beras Semester I 2026 Diproyeksi Meningkat, Luas…

Jakarta, — Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Deputi Bidang Statistik Distribusi dan…