• Maret 12, 2026

BPP KKSS Segera Pertemukan Para Saudagar Bugis Makassar. Akan Bahas Ini

BPP KKSS Segera Pertemukan Para Saudagar Bugis Makassar. Akan Bahas Ini

Jakarta/12/03/2026– Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) akan menggelar Pertemuan Saudagar Bugis Makassar di Claro Hotel Makassar dalam waktu dekat. Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat jejaring bisnis diaspora Bugis-Makassar sekaligus mendorong peningkatan ekspor komoditas unggulan Indonesia ke pasar global.

Pertemuan tersebut akan dihadiri para pengusaha, eksportir, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah yang memiliki komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan dan perdagangan internasional berbasis komoditas nasional.

Dalam keterangan tertulis saat dihubungi pewarta, Direktur Tindakan Karantina Tumbuhan pada Badan Karantina Indonesia, Abdul Rahman, yang juga merupakan pengurus BPP KKSS, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan pertemuan para saudagar tersebut, khususnya bagi para pengusaha yang bergerak di sektor ekspor komoditas pertanian.

Menurutnya, pertemuan saudagar Bugis Makassar memiliki peran penting dalam memperkuat kolaborasi antar pelaku usaha sekaligus membuka peluang ekspor baru bagi komoditas pertanian Indonesia.

“Persyaratan teknis negara tujuan ekspor ke berbagai negara difasilitasi oleh Badan Karantina Indonesia,” ujar Abdul Rahman.

Ia menjelaskan, fasilitasi tersebut dilakukan melalui penerbitan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan (Phytosanitary Certificate) yang menjadi jaminan bahwa komoditas pertanian yang diekspor dalam kondisi sehat, aman, dan memenuhi regulasi internasional.

Dokumen tersebut merupakan salah satu syarat utama dalam perdagangan global untuk memastikan produk pertanian bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina serta memenuhi standar negara tujuan.

Melalui pertemuan saudagar Bugis Makassar ini, BPP KKSS berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara pengusaha diaspora, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam memperluas akses pasar internasional sekaligus memperkuat kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian nasional.

Berita Terkait

Mentan Amran: Pembangunan Pertanian di Papua Harus Berbasis Kearifan Lokal

Mentan Amran: Pembangunan Pertanian di Papua Harus Berbasis…

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan pertanian…
Mentan Amran Bersama 150 Mahasiswa Papua Gagas Gerakan Kembali Berkebun

Mentan Amran Bersama 150 Mahasiswa Papua Gagas Gerakan…

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama 150 mahasiswa Papua…
Kementan Gandeng Satgas Pangan Kawal Perbaikan Harga Ayam Hidup Oleh Pelaku Usaha Perunggasan

Kementan Gandeng Satgas Pangan Kawal Perbaikan Harga Ayam…

Jakarta – Pemerintah bergerak cepat merespons anjloknya harga ayam hidup (livebird) di…