- Desember 18, 2025
Jamkrindo Syariah Gelar Pelatihan Ahli Penjaminan untuk Tingkatkan Kapabilitas SDM
Jakarta – Seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia, industri penjaminan kredit menghadapi tantangan besar dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Untuk menjawab tantangan tersebut, PT Jamkrindo Syariah bekerja sama dengan Research and Guarantee Centre (RGC) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) menggelar pelatihan Ahli Penjaminan Spesialis pada 9-10 Desember 2024 di kantor pusat Jamkrindo Syariah, Jakarta.
Pelatihan ini diikuti oleh para staf Jamkrindo Syariah yang berfungsi di bidang bisnis maupun supporting. Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapabilitas SDM dalam menghadapi dinamika industri penjaminan yang terus berkembang.
“Industri penjaminan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, terutama dalam memfasilitasi akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah. Untuk itu, SDM yang kompeten menjadi kunci utama,” ujar Direktur Utama Jamkrindo Syariah, Hari Purnomo, dalam sambutannya pada pembukaan acara.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, praktisi penjaminan, praktisi perbankan, hingga regulator dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keberagaman narasumber ini bertujuan memberikan perspektif yang komprehensif kepada peserta.
Materi Berbasis Kompetensi
Program pelatihan dirancang dengan modul berbasis kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Para praktisi penjaminan berpengalaman seperti Krisnaraga, Muchammad Kisworo, Dody Novarianto, dan Chandra Haris Tua Lubis membawakan empat modul utama, yaitu:
Keempat modul ini dirancang untuk mempersiapkan peserta mengikuti sertifikasi penjaminan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang menjadi standar kompetensi nasional di bidang penjaminan.
Selain materi berbasis kompetensi, pelatihan juga menyajikan materi-materi penting lainnya. Herbet Salomo dari OJK membawakan materi tentang perspektif regulator dalam industri penjaminan. Dr. Tafsir Nurchamid, Akt, M.Si. membahas tentang Menilai Evaluasi Kinerja Keuangan, yang penting untuk memahami kesehatan finansial perusahaan penjaminan.
Dr. Try Widiyono, S.H., M.H. mengulas Aspek Hukum Penjaminan, memberikan pemahaman mendalam tentang kerangka regulasi dan implikasi hukum dalam praktik penjaminan. Sementara itu, dari sisi perbankan, Dr. Agus Syabarrudin, M.Si. membawakan materi tentang Kolaborasi Perbankan dan Penjaminan, yang menjadi kunci sinergi antara dua industri ini.
Dukungan Penuh dari Akademisi dan Regulator
Dalam sambutannya, Dr. Umanto, Sekretaris Fakultas FIA UI yang mewakili Dekan FIA UI, menyatakan komitmen institusinya dalam pengembangan SDM penjaminan. “FIA UI sangat terbuka untuk pengembangan SDM penjaminan dan sangat mendukung Jamkrindo Syariah untuk memiliki SDM yang kompeten. Ini sejalan dengan misi kami dalam menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan industri,” katanya.
Ketua RGC Bidang Penjaminan, Dr. Diding S. Anwar, dalam kesempatan terpisah juga memberikan apresiasi dan dukungan untuk kemajuan SDM penjaminan. “Pelatihan seperti ini sangat penting untuk memastikan industri penjaminan memiliki tenaga profesional yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam praktik,” ujarnya.
Evaluasi dan Pengukuran Keberhasilan
Untuk mengukur efektivitas pelatihan, seluruh peserta diberikan post test di akhir program. Evaluasi ini bertujuan mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan dan memastikan tujuan pembelajaran tercapai.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Jamkrindo Syariah dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Dengan SDM yang lebih kompeten, diharapkan perusahaan dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam mendukung inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Ke depan, kolaborasi antara industri penjaminan dengan institusi pendidikan dan regulator diharapkan terus diperkuat. Hal ini penting untuk memastikan industri penjaminan Indonesia memiliki SDM yang tidak hanya bersertifikat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan dan inovasi dalam dunia keuangan global.