• September 19, 2025

Kementan Perkuat Brigade Pangan di Provinsi Kalimantan Timur

Kementan Perkuat Brigade Pangan di Provinsi Kalimantan Timur

TENGGARONG – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) BPPSDMP terus memperkuat kapasitas generasi muda pertanian di Kalimantan Timur. Pusdiktan menggelar Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Olah Lahan dan Tambah Tanam bagi Brigade Pangan wilayah Samarinda dan Kutai Kartanegara di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tenggarong, Selasa (17/09/2025).

Kegiatan diikuti oleh 42 peserta yang berasal dari 12 Brigade Pangan Kutai Kartanegara dan 2 Brigade Pangan Kota Samarinda. Mereka terdiri atas manajer Brigade, kepala divisi alat mesin pertanian, serta kepala divisi budidaya. Bimtek dirancang untuk membekali peserta dengan pendalaman materi guna mendukung percepatan olah lahan dan tanam.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, sebelumnya menegaskan bahwa Brigade Pangan akan menjadi garda terdepan dalam transformasi pertanian Indonesia.

“Brigade Pangan akan menjadi garda terdepan dalam mengelola dan mengoptimalkan lahan pertanian secara modern, profesional, dan terampil dengan menjalankan usaha yang berorientasi bisnis serta menghasilkan keuntungan,” ujarnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menambahkan bahwa Brigade Pangan dibentuk bukan hanya untuk meningkatkan produksi, tetapi juga membangun ekosistem pertanian modern.

“Strategi terintegrasi sangat penting, mulai dari pengelolaan lahan, peningkatan produksi, pemanfaatan teknologi, distribusi, hingga kelembagaan yang kuat. Brigade Pangan harus menjadi motor penggerak swasembada pangan,” tegasnya.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan Kabupaten Kutai Kartanegara yang diwakili oleh Kepala Bidang Penyuluhan. Hadir pula Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Prof. Muhammad Arsyad. Ia menyampaikan tantangan operasional penguatan kelembagaan pembangunan pertanian untuk Brigade Pangan. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian sangat ditentukan oleh kekuatan kelembagaannya.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menegaskan komitmen Pusdiktan dalam penguatan kapasitas SDM pertanian. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk memperkuat peran generasi muda sebagai pelaku utama dalam pembangunan pertanian modern.

Fasilitator BRMP Provinsi Kalimantan Timur, Muryati memberikan pendalaman materi tentang model pembiayaan usaha tani untuk percepatan olah lahan dan tanam, serta penyusunan kalender olah lahan dan tanam.

Dengan adanya Rakor dan Bimtek ini, Brigade Pangan Kota Samarinda dan Kutai Kartanegara diharapkan mampu menjadi agen perubahan pertanian daerah, sekaligus berkontribusi nyata pada ketahanan pangan nasional.

Berita Terkait

Stok Nasional Tembus 5,1 Juta Ton, Mentan Amran Tawarkan Ekspor 10 Ribu Ton Beras ke Singapura,

Stok Nasional Tembus 5,1 Juta Ton, Mentan Amran…

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membahas peluang ekspor sedikitnya…
Ketua KI DKI: Transparansi BPJS Kesehatan Pilar Utama Membangun Kepercayaan Publik

Ketua KI DKI: Transparansi BPJS Kesehatan Pilar Utama…

JAKARTA – Ketua Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta Harry Ara Hutabarat menegaskan…
Gubernur Jawa Timur: Perkuat Inseminasi Buatan, Swasembada Daging Bisa Dicapai dalam Tiga Tahun

Gubernur Jawa Timur: Perkuat Inseminasi Buatan, Swasembada Daging…

Malang, 28 Juni 2026 – Gubernur Jawa Timur, Hj. Dr. (HC) Khofifah…