• April 14, 2025

Kementan Dorong Percepatan Swasembada Pangan Nasional melalui GALUH LTT

Kementan Dorong Percepatan Swasembada Pangan Nasional melalui GALUH LTT

JAKARTA  – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional melalui program perluasan tanam. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) padi dan jagung dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menargetkan penanaman pada 2 juta hektar lahan rawa, yang terdiri dari 1 juta hektar lahan rawa mineral dan 1 juta hektar lahan rawa tadah hujan.
“Peran penyuluh pertanian sangat penting dalam mempercepat pencapaian swasembada pangan. Pemerintah daerah dan penyuluh harus bersinergi melalui adopsi teknologi dan peningkatan kapasitas SDM pertanian,” ujar Mentan Amran.

Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan kompetensi penyuluh melalui pelatihan dan pendampingan. Hal ini diharapkan mendorong percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan produktivitas pertanian secara nasional.

“Penyuluh diharapkan fokus dalam mengawal LTT dan peningkatan IP. Kami juga meluncurkan aplikasi GALUH LTT sebagai Gerakan Penyuluh Mendorong Luas Tambah Tanam, untuk mempercepat pelaporan harian LTT secara tepat waktu,” jelas Kabadan Santi.

Dalam rangka implementasi GALUH LTT, Kementan melalui BPPSDMP menggelar Workshop Monitoring Kinerja Penyuluh Pertanian pada Sabtu (12/04/2025). Workshop ini turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekjen Kementerian Pertanian, Ali Jamil. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian, penyuluh dari pemerintah daerah akan dialihkan ke pusat. Kebijakan ini akan ditindaklanjuti melalui Peraturan Presiden yang saat ini tengah disempurnakan.

“Penyuluh pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung program prioritas Kementerian Pertanian. Diperlukan koordinasi lintas eselon dan pemerintah daerah serta pemberian apresiasi kepada penyuluh berprestasi,” tegas Ali Jamil.

Ia juga mendorong evaluasi kinerja penyuluh secara terukur, serta peluncuran serentak Gerakan Penyuluh dalam mendukung LTT di seluruh Indonesia. Selain itu, Kementan akan memperbarui Buku Saku Penyuluh dengan memasukkan program-program strategis terbaru dan segera menyosialisasikannya ke daerah-daerah.

Dengan Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal untuk pelaksanaan rapat koordinasi LTT di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota serta mempercepat terwujudnya swasembada pangan secara nasional, tutupnya. (NS/NF)

Berita Terkait

Mentan Amran Dukung Mahasiswa Perkuat Kontribusi Riset Pertanian untuk Jawab Krisis Global

Mentan Amran Dukung Mahasiswa Perkuat Kontribusi Riset Pertanian…

Surabaya — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong mahasiswa dan perguruan…
Akademisi dan Mahasiswa: Swasembada Pangan Bukan Isapan Jempol Belaka

Akademisi dan Mahasiswa: Swasembada Pangan Bukan Isapan Jempol…

Sidoarjo, — Upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional mendapat apresiasi luas…
Mentan Amran Ajak Lulusan ITS Jadi Penggerak Inovasi Ketahanan Pangan Global

Mentan Amran Ajak Lulusan ITS Jadi Penggerak Inovasi…

Surabaya – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mengajak lulusan Institut Teknologi…