• Maret 21, 2025

Langkah Strategis Kementan Menuju Swasembada Pangan Nasional Berkelanjutan melalui Kebijakan LTT

Langkah Strategis Kementan Menuju Swasembada Pangan Nasional Berkelanjutan melalui Kebijakan LTT

JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT) padi hingga Mei 2025 sebagai strategi utama dalam mencapai swasembada pangan nasional. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kebijakan pemerintah yang menargetkan tidak adanya impor beras pada tahun 2025.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan LTT harus dilakukan secara masif dengan dukungan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di seluruh Indonesia. Dalam arahannya, Mentan Amran menyampaikan tiga langkah strategis yang harus ditempuh untuk mencapai swasembada pangan.

“Langkah pertama yang harus dilakukan adalah meningkatkan produktivitas pertanian, kedua meningkatkan Indeks Pertanaman (IP), dan ketiga memperluas Luas Tambah Tanam (LTT). Ketiga strategi ini telah terbukti mampu membawa Indonesia mencapai swasembada di tahun-tahun sebelumnya,” ujar Mentan Amran.

Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menegaskan bahwa keberhasilan program ini memerlukan koordinasi dan sinergi yang baik antara seluruh insan pertanian, mulai dari tingkat pusat hingga daerah.
Program percepatan LTT yang dijalankan oleh Kementan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan produksi pertanian di tingkat lapangan. Jika program ini berjalan dengan baik, Indonesia tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga berpotensi melakukan ekspor beras ke berbagai negara.

Sementara pada acara Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP) Volume 11 yang digelar pada Jumat (21/03/2025), hadir narasumber dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, yaitu Ketua Tim Kerja Program Ditjen Tanaman Pangan, Muhammad Ronaldi Bahri Yugo. Ia menegaskan bahwa Kementan saat ini fokus pada kebijakan LTT sebagai bagian dari program swasembada pangan berkelanjutan.

“Kebijakan LTT bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan melalui perluasan area tanam. Apalagi saat ini, Presiden telah menetapkan empat fokus utama pemerintah, yaitu pangan, gizi, ketahanan energi, dan hilirisasi,” ungkapnya.

Saat ini Pemerintah menargetkan produksi beras sebesar 32 juta ton pada tahun 2025, dengan luas lahan tanam sekitar 17 juta hektar. Upaya peningkatan produksi dalam negeri menjadi prioritas utama dalam strategi swasembada pangan.
Untuk mencapai target tersebut, perencanaan implementasi dilakukan secara bertingkat, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga kecamatan.

Ronaldi menambahkan jika salah satu strategi peningkatan pertanaman adalah penggunaan benih genjah (berumur pendek) serta memastikan ketersediaan sarana pertanian yang memadai.

Sedangkan di lapangan, pelaksanaan program LTT menghadapi beberapa kendala, salah satunya adalah keterbatasan lahan pertanian, seperti yang dialami oleh penyuluh pertanian di Kabupaten Bogor. Untuk mengatasinya, strategi yang dilakukan adalah meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) melalui penggunaan benih unggul, pemenuhan sarana pertanian, serta ketersediaan air irigasi yang memadai.q Selain itu, penyediaan pupuk dan benih unggul juga menjadi faktor kunci dalam keberhasilan peningkatan IP, tambahnya.

Dengan langkah strategis ini, pemerintah optimistis dapat mencapai swasembada pangan nasional secara berkelanjutan, memastikan ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia, tutupnya. (WY/NF)

Berita Terkait

Mentan Amran Dukung Mahasiswa Perkuat Kontribusi Riset Pertanian untuk Jawab Krisis Global

Mentan Amran Dukung Mahasiswa Perkuat Kontribusi Riset Pertanian…

Surabaya — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong mahasiswa dan perguruan…
Akademisi dan Mahasiswa: Swasembada Pangan Bukan Isapan Jempol Belaka

Akademisi dan Mahasiswa: Swasembada Pangan Bukan Isapan Jempol…

Sidoarjo, — Upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional mendapat apresiasi luas…
Mentan Amran Ajak Lulusan ITS Jadi Penggerak Inovasi Ketahanan Pangan Global

Mentan Amran Ajak Lulusan ITS Jadi Penggerak Inovasi…

Surabaya – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mengajak lulusan Institut Teknologi…