• Oktober 29, 2024

Kementan dorong Pringsewu menjadi Kabupaten Anggur

Kementan dorong Pringsewu menjadi Kabupaten Anggur

Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo swasembada pangan dan program unggulannya makan bergizi gratis, Kementerian Pertanian mendorong budidaya buah-buahan, termasuk tanaman anggur. Anggur merupakan buah impor dengan nilainya cukup tinggi yaitu 6,5 triliyun per tahun. Untuk mengurangi impor tersebut, Direktorat Buah dan Florikultura bersama Asosiasi Penggiat Anggur Indonesia (ASPAI) telah melakukan berbagai langkah stategis antara lain: mendorong keterlibatan Pemerintah Daerah untuk mencapai subsitusi impor. Liferdi Lukman, Direktur Buah dan Florikultura, dalam kegiatan Bimtek Penerapan Teknologi Budidaya Anggur (24/10), menyampaikan hal tersebut kepada Pj. Bupati Pringsewu beserta jajarannya.

Bak gayung bersambut, Marindo Kurniawan, Pj. Bupati Pringsewu, siap mengsukseskan program subsitusi anggur tsb dan bahkan beliau langsung mencanangkan Kabupaten Pringsewu sebagai Kabupaten Anggur Pertama di Indonesia, dengan kegiatan budidaya anggur disetiap pekon (desa). Untuk itu, Pemerintah Pringsewu dan jajarannya segera menyiapkan dukungan dari aspek regulasi maupun anggaran.

Selain itu Bupati juga menghimbau kepada petani anggur peserta bimtek, agar ambil ilmu budidaya tersebit dari pakarnya, manfaatkan acara Bimtek ini.”, ucap beliau.

Saat ini, telah ada 3 desa di Kabupaten Pringsewu yang menggunakan dana desanya untuk mendukung budidaya anggur. Diharapkan 3 desa ini akan menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya di Pringsewu khususnya, dan daerah lain di Indonesia umumnya.

Pada acara Bimtek yang diikuti hampir 200 orang peserta ini, dua narasumber dari Aspai memaparkan baik dari aspek budidaya maupun prospek ekonomi budidaya anggur. Diharapkan hal tersebut dapat meningkatkan minat dan kemampuan berbudiaya anggur para peserta Bimtek.

Masih dalam rangkaian Bimtek, Direktur Buah dan Florikultura mengunjungi 3 greenhouse yang dibangun dengan dana desa, yaitu di Pekon Sinar Baru Timur, Pekon Sinar Baru, dan Pekon Sukaharjo III Barat. Pada kunjungan tersebut juga dilakukan penanaman perdana yang didampingi oleh Kadis Pertanian, Perwakilan Kadis PMD, Camat, serta para Kepala Pekon setempat. Diharapkan semangat ini akan terus tumbuh dan ditularkan pada daerah-daerah lainnya.

Berita Terkait

Kerja Sama BRICS Buka Peluang Percepatan Modernisasi Pertanian dan Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

Kerja Sama BRICS Buka Peluang Percepatan Modernisasi Pertanian…

Indore, India – Kerja sama negara-negara BRICS membuka peluang strategis bagi Indonesia…
Petani Asli Papua Dukung Program Cetak Sawah, Sebut Bantu Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Petani Asli Papua Dukung Program Cetak Sawah, Sebut…

Jakarta – Dukungan terhadap program cetak sawah di Papua terus menguat dari…
Tanggapi Film Pesta Babi, Mentan Amran Tegaskan Pengembangan Pangan Papua untuk Kepentingan Rakyat

Tanggapi Film Pesta Babi, Mentan Amran Tegaskan Pengembangan…

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Proyek Strategis…