• Oktober 23, 2024

Hibah MBKM Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian UNS Adakan PelatihanPenyemaian dan Sambung Pucuk di Desa Mundu, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten

Hibah MBKM Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian UNS Adakan PelatihanPenyemaian dan Sambung Pucuk di Desa Mundu, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten

Hibah MBKM Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS)Surakarta berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian(HM Pelita), telah sukses mengadakan kegiatan pelatihan penyemaian dan sambung pucuktanaman alpukat. Program Hibah MBKM Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanianbertemakan Pemberdayaan Petani Milenial Melalui Kegiatan Produksi Benih Mandiribertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal dan memberdayakan petani muda di desa Mundu.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Hibah MBKM Desa Mundu, yang dipimpin oleh Feri Wibowo, bekerja sama dengan Bina Desa HM Pelita 2024, berlangsung dengan sukses dan penuh antusiasme. Acara pelatihan ini dihadiri oleh Kepala Desa Mundu, Dosen Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Petanian, Karangtaruna Tegal Mitro dan perwakilan mahasiswaProdi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian. Kegiatan pelatihan dilakukan pada hari Minggu, 6 Oktober 2024, berlokasi di Kandang Komunal Desa Mundu, Kecamatan Tulung, KabupatenKlaten. Acara dimulai dengan sambutan dari bapak Budiyanta selaku kepala desa Mundu dan bapak Eksa Rusdiyana, S.P., M.Sc. selaku dosen pembimbing Hibah MBKM Prodi Penyuluhandan Komunikasi Pertanian, dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbolis peresmianrumah semai dan rumah bibit dan ditutup sesi pelatihan penyemaian dan sambung pucuk yang diikuti oleh karang taruna Tegal Mitro dan perwakilan mahasiswa Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian. Pelaksanaan pelatihan berfokuskan pada bagaimana cara penyemaian dan sambung pucuk tanaman alpukat yang baik. Tim Hibah MBKM memilih program tersebutdikarenakan melihat potensi besar pertanian alpukat di daerah tersebut yang belum dikelolasecara optimal. Adanya program pelatihan seperti penyemaian dan sambung pucuk, tim berharapdapat membantu petani lokal dalam mengatasi kendala pertanian.

Kegiatan pelatihan ini menghadirkan bapak Haryono, beliau merupakan koordinator Forum Komunitas Difabel Kecamatan Tamansari, Boyolali, serta pelaksana Pandawa Patra yang bergerak dalam bidang pertanian dan peternakan. Dalam kesempatan ini, beliau bertindaksebagai pembicara mengenai penyemaian biji dan sambung pucuk tanaman alpukat. Setelahpenyampaian materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari peserta. Kegiatan pelatihan bukanhanya penyampaian materi saja, akan tetapi juga terdapat praktik secara langsung mengenaipenyemaian bibit dan sambung pucuk tanaman alpukatPembuatan rumah semai dan rumah bibitserta pelatihan penyemaian dan sambung pucuk diharapkan dapat menciptakan kemandirian bagikarang taruna tegal mitro dalam memproduksi bibit alpukat yang unggul. Program Kegiatanhibah MBKM Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian menunjang keberjalanan program desa Mundu mengenai eduwisata.

Berita Terkait

Kerja Sama BRICS Buka Peluang Percepatan Modernisasi Pertanian dan Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

Kerja Sama BRICS Buka Peluang Percepatan Modernisasi Pertanian…

Indore, India – Kerja sama negara-negara BRICS membuka peluang strategis bagi Indonesia…
Petani Asli Papua Dukung Program Cetak Sawah, Sebut Bantu Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Petani Asli Papua Dukung Program Cetak Sawah, Sebut…

Jakarta – Dukungan terhadap program cetak sawah di Papua terus menguat dari…
Tanggapi Film Pesta Babi, Mentan Amran Tegaskan Pengembangan Pangan Papua untuk Kepentingan Rakyat

Tanggapi Film Pesta Babi, Mentan Amran Tegaskan Pengembangan…

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Proyek Strategis…