• September 17, 2024

Kementan Kembangkan Pertanian Modern Kabupaten Kapuas, Alumni Polbangtan Siap Diterjunkan

Kementan Kembangkan Pertanian Modern Kabupaten Kapuas, Alumni Polbangtan Siap Diterjunkan

KAPUAS, – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berkomitmen meningkatkan kemampuan dan keahlian Sumber Daya Manusia Pertanian serta peningkatan produktifitas hasil pertanian melalui Pertanian Modern melalui kegiatan MSIB (Magang dan Studi Independen Bersertifikat).

Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan manajemen agribisnis dan korporasi guna meningkatkan produktivitas serta daya saing petani melalui pembentukan kelembagaan ekonomi berbasis korporasi.

Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, menyampaikan bahwa pengembangan lahan rawa merupakan komitmennya untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan lahan tanam dalam waktu dekat. Menurutnya, dengan optimalisasi lahan rawa, diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman serta produktivitas.

Ditambahkan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Arsanti ,“Program Pertanian Modern ini adalah salah satu Langkah Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) dalam mendukung program PAT yang ada di lahan rawa,” Jelas Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti.

Melalui arahan diatas, Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru sebagai penanggung jawab Pertanian Modern dan MSIB di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah kali ini menerima kedatangan para Fresh Graduated atau alumni Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Minggu, (15/092024).

Kali ini terdiri dari 16 Alumni Polbangtan Yogyakarta Magelang, 12 Alumni Polbangtan Malang, dan 6 Alumni PEPI telah tiba di Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

Budi Santoso, selaku Penanggung Jawab Kegiatan “Pertanian Modern” di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah Berpesan kepada alumni yang baru datang segera beradaptasi dan dapat mengimplementasikan ilmunya.

“Kami harap alumni agar segera beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan setempat dan bisa segera ikut bekerja dalam membangun Pertanian Modern di Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas”, Ujar Budi.

Mereka nantinya akan melaksanakan MSIB kurang lebih selama 3 bulan. Disana mereka harus mengimplementasikan ilmunya di kawasan pengembangan “Pertanian Modern”, sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Berita Terkait

Wamentan Sudaryono Ingatkan Pentingnya Menjaga Sapi Betina Produktif, Ahmad Muzani Dorong Kontes Jadi Simpul Pasar Ternak

Wamentan Sudaryono Ingatkan Pentingnya Menjaga Sapi Betina Produktif,…

Wonosobo – Menjelang hari raya Idul Adha yang dikenal sebagai “lebarannya peternak…
Wamentan Sudaryono dan Ketua MPR RI Dorong Investasi Peternakan, Wonosobo Disiapkan Jadi Sentra Susu Nasional

Wamentan Sudaryono dan Ketua MPR RI Dorong Investasi…

Wonosobo – Kementerian Pertanian terus mendorong investasi di subsektor peternakan untuk memperkuat…
Guru Besar Unhas: Swasembada Beras Jadi Fondasi Kuat Menuju Indonesia Emas 2045

Guru Besar Unhas: Swasembada Beras Jadi Fondasi Kuat…

KARAWANG – Guru Besar Universitas Hasanuddin, Prof. Salengke, menegaskan cita-cita besar Presiden…