• Maret 31, 2024

Komisi IV DPR-RI Bersama Kementan ke Pasar Johar, Pastikan Stok Bahan Pangan Aman

Komisi IV DPR-RI Bersama Kementan ke Pasar Johar, Pastikan Stok Bahan Pangan Aman

Komisi IV DPR-RI melakukan kunjungan kerja (kunker), memantau ketersediaan bahan pokok jelang Hari Raya Idul Fitri ke Pasar Johar, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin 1 April 2024.

Didampingi Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi, Anggota Komisi IV DPR-RI, Endro Hermono mengatakan, pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan bahan pangan masyarakat di pasaran berada dalam kondisi aman.

“Kami ingin pastikan stok bahan pokok di pasaran aman. Sehingga kami lakukan pantauan, mengecek kondisinya seperti apa jelang lebaran ini,” ungkapnya.

Dalam pemantauannya tersebut, dia mengklaim bahwa kondisi bahan pokok di Pasar Johar dalam kondisi aman. Namun harga masih fluktuatif.

“Kalau stok barang di sini cukup lengkap, cukup bagus, hanya harganya itu naik turun, naik turun, itu biasalah. Oleh karena itu nanti kita akan bertanya kepada Menteri Pertanian,” tegasnya.

Sementara, Dirjen Suwandi menjelaskan, kondisi fluktuasi harga di Pasar Johar itu dikarenakan adanya dinamika pasar yang biasa terjadi jelang Hari Raya Idul Fitri. Namun, dia memastikan bahwa stok bahan pokok berada dalam kondisi aman.

“Sesuai arahan Bapak Menteri untuk meningkatkan produksi beras dan menjaga pasokan lebih dari cukup dengan berbagai langkah nyata dan konkret di lapangan” tambah Suwandi

Ia melanjutkan “Kita tadi melihat berbagai harga sembako, dari berbagai komoditas seperti beras, cabai, kedelai, tahu tempe, daging, telur, ayam, bawang merah, bawang putih, juga berbagai jenis cabai, termasuk gula dan minyak goreng dipantau. Ya ketersediaan ada dan petani pedagang konsumen ya cukuplah untuk menghadapi Idul Fitri ini,” jelas Suwandi.

“Harga memang fluktuasi ya ada yang tinggi ada yang rendah, tapi contohnya daging sapi Rp130 ribu per kilo, tapi daging kambing agak mahal tadi Rp150 ribu,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Bambang Pramusinto di hadapan Dirjen Tanaman Pangan dan Komisi IV DPR RI menyampaikan situasi kondisi pasar Johar.

“Pasar Johar beberapa bulan yang lalu itu masih sepi, tapi alhamdulillah sekarang sudah berangsur-angsur ramai, sudah mulai ramai,” ucap Bambang.

Di pasar ini, kata dia, total pedagang mencapai 1.187 orang dengan 310 diantaranya menjual bahan pokok.

Namun Bambang menjelaskan bahwa Kota Semarang bukan daerah penghasil, sehingga pihaknya harus bekerja sama dengan kota-kota lain dalam menjamin ketersediaan pasokan pangan di Semarang.

“Kota Semarang bukan daerah penghasil, jadi kami harus pandai-pandai bekerja sama dengan daerah di luar Kota Semarang, seperti Grobogan, Demak, Kendal, Cilacap, Brebes dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan pangan di Kota Semarang,” kata dia.

Berita Terkait

Mentan Amran Apresiasi Bareskrim, Minta Aktor Penyelundupan Pangan Diusut Tuntas

Mentan Amran Apresiasi Bareskrim, Minta Aktor Penyelundupan Pangan…

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengapresiasi langkah cepat dan…
Bank Indonesia: Pertanian Jadi Tulang Punggung Ekonomi, Bukti Nyata Sektor Pangan Semakin Kuat

Bank Indonesia: Pertanian Jadi Tulang Punggung Ekonomi, Bukti…

Jakarta, — Peran strategis sektor pertanian sebagai tulang punggung ketahanan ekonomi nasional…
Kementerian Dukung Percepatan Klaim AUTP di Lamongan, Tegaskan Perlindungan Petani untuk Jaga Produksi

Kementerian Dukung Percepatan Klaim AUTP di Lamongan, Tegaskan…

JAKARTA, Kementerian Pertanian mengapresiasi percepatan verifikasi dan pencairan klaim Asuransi Usaha Tani…