- Agustus 22, 2023
BBIB Singosari dan UB Menggelar Kerjasama Kajian Mengenai Teknologi Sexing dengan Metode Sentrifugasi dan Sedimentasi Pada Sapi
MALANG – Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar kerjasama kajian mengenai “Pengembangan Teknologi Sexing Menggunakan Metode Sentrifugasi dan Sedimentasi pada Sapi” dengan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (UB).
Perjanjian kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Piagam Kesepahaman Bersama antara Rektor Universitas Brawijaya dengan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor 10140/HK.220/F/03/2020 dan Nomor 036/UN10/KS/2020.
Penandatanganan kerjasama kajian ini dilakukan langsung oleh Prof. Dr. Ir. Trinil Susilowati, MS; selaku Ketua Penelitian Kelompok Kajian Research Group Red Met Fakultas Peternakan UB dan drh. Akbar, MP selaku Kepala BBIB Singosari, di Malang, Jawa Timur, 14 Agustus 2023 lalu.
Untuk melakukan kegiatan kerjasama tersebut, tim peneliti akan memanfaatkan sumberdaya milik BBIB Singosari, baik berupa materi sapi, recording data data teknis, tenaga peneliti atau teknisi, serta sarana penelitian untuk kegiatan bagi dosen dan mahasiswa Fakultas Peternakan UB.
Adapun pemanfaatan sumberdaya di masing-masing pihak ini bertujuan untuk peningkatan kompetensi pegawai BBIB Singosari, pengembangan dosen dan mahasiswa, mendapatkan teknologi reproduksi dan pemuliaan ternak, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kami, Fakultas Peteranakan Universitas Brawijaya bisa memberikan saran dasar kepada BBIB Singosari untuk menentukan metode terbaik sexing, melakukan publikasi ilmiah bersama, serta peningkatan kapasitas melalui kerjasama pelatihan, workshop, seminar, dan kuliah tamu,” tutur drh. Akbar.
Nantinya, hasil penelitian yang berupa teknologi menjadi milik kedua belah pihak. Sedangkan karya tulis ilmiah yang diterbitkan pada jurnal atau prosiding baik nasional maupun internasional wajib mencantumkan penulis pertama yang berasal dari institusi peneliti dan BBIB Singosari sebagai penulis pendukung.
Pelaksanaan kerjasama dilakukan selama satu tahun dan berlokasi di Fakultas Peternakan UB, BBIB Singosari yang beralamat di Desa Toyomarto, Singosari, Kabupaten Malang, serta daerah-daerah sesuai perkembangan dan kebutuhan dari kerjasama.
Sementara itu, Prof. Trinil mengatakan, pihaknya akan memberikan data dan informasi yang diperoleh dari hasil penelitian sebagai bahan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta rekomendasi inovasi teknologi.
“Hasil kajian kami diharapkan bisa berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi pegawai BBIB Singosari terkait metode sexing terbaru serta mempublikasi data dan informasi hasil kerjasama baik dalam bentuk karya tulis ilmiah maupun popular,” pungkas Prof. Trinil.(*)