• Oktober 26, 2022

Bimbingan Teknis TSS (True Shallot Seed) dalam Upaya Direktorat Perbenihan meningkatkan Keberhasilan Pengembangan Budidaya Bawang Merah Biji di Kabupaten Brebes

Bimbingan Teknis TSS (True Shallot Seed) dalam Upaya Direktorat Perbenihan meningkatkan Keberhasilan Pengembangan Budidaya Bawang Merah Biji di Kabupaten Brebes

Disamping disampaikan faktor-faktor keberhasilan, faktor-faktor penyebab kegagalan pada saat persemaian disebabkan oleh persiapan bedengan yang terburu buru, benih yang hanyut terbawa air karena menggunakan gembor yang kasar, hujan deras tanpa menggunakan sungkup. Untuk kegagalan ketika pindah tanam disebabkan terlalu banyak air seperti persemaian disiram sebelum pindah tanam, bedengan untuk pindah tanam disiram dan setelah pindah tanam disiram lagi. Terjadinya masa stress ketika pencabutan dari persemaian dan akar tanaman tidak menyatu dengan tanah, gulma dan hama serta hama dan penyakit seperti semut selama persemaian.
Kunci sukses persemaianmedia harus gembur, penyiraman menggunakan gembor yang lebih halus supaya biji tidak terangkat ketika disiram, naungan untuk meminimalisir pengaruh air hujan pada persemaian lanjut Ricky. Pada kesempatan bimbingan teknis ini juga dilakukan praktek pembuatan soil block untuk pembibitan TSS serta praktek lapang persemaian, pindah tanam dan penanaman TSS di lokasi.

Salah seorang peserta bimtek yaitu Bapak
Imam dari kelompok tani Sumber Pangan mengatakan sangat senang dan antusias dapat mengikuti kegiatan ini, karena walaupun sudah menjadi petani bawang merah, untuk penggunaan TSS ini masih hal baru karena selama ini menggunakan benih dari umbi. Belakangan ini sudah mencoba menanam menggunakan benih biji, namun untuk semaian masih mengambil dari produsen benih semaian di kabupaten Brebes, karena masih belum berhasil melakukan semaian benih bawang merah biji. Sebagai wakil dari kelompok tani yang bersangkutan berjanji akan mempraktekan pengetahuan yang didapat dan mentransfer pengetahuan tersebut kepada anggota kelompok tani lainnya. Imam mewakili kelompok tani menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Perbenihan yang telah melaksanakan bimtek dan demplot TSS di Kabupaten Brebes serta memberikan bantuan benih bawang merah biji.

Selanjutya dari Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat, Suharni menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Perbenihan Hortikultura yang telah mengadakan bimbingan teknis disentra produksi bawang merah, sehingga diharapkan Brebes dapat memasok bawang merah ke seluruh Indonesia . Harapan selanjutnya adalah dapat memanen bawang merah di luar musim (off season) yaitu pada musim hujan, sehingga ketersediaan bawang merah akan tetap terjaga.
Di tempat terpisah Direktur Perbenihan Hortikultura, Dr Inti Nashwari M.Si menyampaikan harapannya kepada kelompok tani penerima bantuan benih TSS berhasil dalam menggunakan benih TSS ini, karena selama ini mendapatkan laporan dari hasil evaluasi Inspektorat Jenderal di beberapa daerah penerima bantuan benih TSS, petani masih banyak yang belum paham penanganan benih TSS sehingga tingkat keberhasilan masih rendah. Oleh sebab itu beliau mendukung untuk dilakukan bimbingan teknis kepada petani penerima benih TSS dan demplot pembenihan TSS di Kabupaten Brebes. Arahannya bimtek pelaksanaanya agar langsung di lapangan di tempat dilaksanakannya demplot, sehingga peserta bimtek yang merupakan wakil dari kelompok tani penerima bantuan TSS dapat langsung praktek dari narasumber yang berkompeten cara penanganan benih TSS untuk menekan tingkat kegagalan dalam penggunaan TSS, sehingga pengetahuan dan ketrampilan kelompok tani meningkat dan keberhasilan penggunaan TSS juga meningkat. Karena TSS ini dapat tersedia kapan saja tidak tergantung musim, harapan Inti petani pengguna benih TSS jumlahnya terus meningkat dan demikian juga dengan keberhasilannya.

Wiwi Sutiwi Koordinator Penilaian dan Pengembangan Varietas yang mewakili Direktur Perbenihan pada acara penutupan bimbingan teknis menyampaikan Direktorat Perbenihan Hortikultura selalu bersinergi dengan Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat dalam melaksanakan pengembangan kampung sayuran dan tanaman obat, untuk pengadaan dan penyaluran benih bawang merah benih yang diberikan sesuai dengan data calon penerima dan calon lokasi yang ditetapkan dari Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat. Kepada peserta bimtek agar dapat menerapkan pengetahuan yang diterima selama mengikuti bimtek dan membagikannya kepada anggota kelompok tani dan apabila ada masalah di lapangan dapat berkonsultasi dengan penyuluh atau pendamping yang ditugaskan dari produsen benih. Harapannya dengan keberhasilan penggunaan TSS ini produksi bawang merah di dalam negeri meningkat, sehingga kelebihan produksi dapat diekspor.

Kontributor :
Wiwi Sutiwi
Nenlis Erawati
Roni Ramadhan

Berita Terkait

Mentan SYL Siap Kerjasama Pengembangan Green House Skala Industri dengan Spanyol

Mentan SYL Siap Kerjasama Pengembangan Green House Skala…

  Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama jajaran Eselon I Kementerian Pertanian…
Menyulap lahan tandus jadi pemasok sayur terbesar Eropa

Menyulap lahan tandus jadi pemasok sayur terbesar Eropa

SPANYOL – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengunjungi salah satu…
Perkuat Pangan Lintas Negara, Mentan SYL Kunjungi Screen House Almeria Spanyol

Perkuat Pangan Lintas Negara, Mentan SYL Kunjungi Screen…

SPANYOL – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengunjungi Screen House…