• April 12, 2022

Balai Benih Hortikultura Siap Memenuhi Kebutuhan Benih Hortikultura di Kalimantan Tengah

Balai Benih Hortikultura Siap Memenuhi Kebutuhan Benih Hortikultura di Kalimantan Tengah

Penyediaan benih bermutu sebagai sarana pendukung pengembangan hortikultura adalah menjadi tugas Direktorat Jenderal Hortikultura dalam hal ini Direktorat Perbenihan Hortikultura. Penggunaan benih bermutu menjadi kunci keberhasilan usaha agribisnis hortikultura. Penyediaan benih hortikultura adalah salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mendukung kegiatan kampung hortikultura yang menjadi icon Ditjen Hortikultura.

Direktorat Perbenihan Hortikultura, dalam memenuhi kebutuhan benih bermutu membagi tugas produksi benih hortikultura terutama benih buah ke UPTD Balai Benih di beberapa propinsi di seluruh Indonesia.

Dalam kunjungannya ke Propinsi Kalimantan Tengah Direktur Perbenihan Hortikultura, Dr. Inti Pertiwi Nashwari, SP, MSi menyampaikan bahwa target benih hortikultura yang sudah disepakati dan disanggupi oleh balai benih untuk diproduksi harus direalisasikan sehingga kebutuhan benih untuk dikawasan/kampung hortikultura tahun 2023 dapat dipenuhi.

Pada kesempatan kunjungan,  Inti Pertiwi Nashwari mengatakan bahwa produksi benih di balai benih dapat diperuntukkan untuk beberapa tujuan, antara lain untuk kebutuhan kawasan/kampung hortikultura, pemasyarakatan benih yang dibagikan kepada masyarakat, jika kedua hal tersebut sudah  dipenuhi, jika masih ada benih yg dapat dimanfaatkan, dapat digunakan untuk kebutuhan di daerah propinsi masing masing dengan persetujuan Direktorat Jenderal Hortikultura dan atau dijual dan hasil penjualan disetorkan sebagai PNBP.

“Saat ini benih yg siap salur di balai benih hortikultura propinsi kalimantan tengah dari produksi tahun 2021 dan akan disalurkan pada tahun 2022 adalah komoditas jeruk dan durian,” ujar Isnaini (Kepala BBH).

Namun demikian yang menjadi kendala pada saat ini dalam memproduksi benih hortikultura adalah status staf teknis perbanyakan benih  yang masih kontrak, hal ini menjadi kekhawatiran petugas teknis dalam melaksanakan kegiatannya yang dapat berakibat pada keberhasilan realisasi target yang sudah ditetapkan, Isnaini menambahkan bahwa saat ini sedang diupayakan untuk mengusulkan penetapan petugas teknis tersebut sebagai pegawai oleh Pemda.

Disamping pemenuhan target produksi benih hortikultura, pada tahun anggaran 2022 ini, BBH mendapatkan alokasi pembangunan Laboratoriun Kultur Jaringan yang akan digunakan untuk memproduksi benih melalui Kultur Jaringan. Inti Pertiwi Nashwari menyampaikan bahwa kegiatan tersebut agar segera direalisasikan mengingat anggaran dan lokasinya sudah ada, agar segera dapat dioperasionalkan untuk membantu penyiapan ketersediaan benih.

Rencana benih yang akan diperbanyak melalui kultur jaringan adalah benih pisang kepok, karena permintaan akan komoditas ini besar di Propinsi ini.

Berita Terkait

Mentan SYL Siap Kerjasama Pengembangan Green House Skala Industri dengan Spanyol

Mentan SYL Siap Kerjasama Pengembangan Green House Skala…

  Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama jajaran Eselon I Kementerian Pertanian…
Menyulap lahan tandus jadi pemasok sayur terbesar Eropa

Menyulap lahan tandus jadi pemasok sayur terbesar Eropa

SPANYOL – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengunjungi salah satu…
Perkuat Pangan Lintas Negara, Mentan SYL Kunjungi Screen House Almeria Spanyol

Perkuat Pangan Lintas Negara, Mentan SYL Kunjungi Screen…

SPANYOL – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengunjungi Screen House…