- April 29, 2026
Antisipasi Kemarau, Kementan Percepat Tanam Serempak di Kabupaten Deli Serdang
DELI SERDANG – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung pencapaian swasembada pangan berkelanjutan, Kementerian Pertanian (Kementan) Indonesia kembali menggelar Gerakan Tanam Serempak (GERTAM) secara nasional pada Kamis, (30/04/2026) yang dilaksanakan serentak di berbagai sentra pertanian Indonesia sebagai langkah percepatan tanam dan penguatan produksi pangan nasional. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam strategi pemerintah menjaga ketahanan pangan, meningkatkan indeks pertanaman, serta memastikan ketersediaan beras nasional melalui optimalisasi lahan dan percepatan musim tanam.
Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian (Pusbintan) mendapat amanah untuk mengawal kegiatan tersebut. Kegiatan ini juga sebagai bentuk pengawalan implementasi program di lapangan. Gerakan Tanam Serempak di Kabupaten Deli Serdang dipusatkan di lahan optimalisasi lahan (Oplah) Brigade Pangan Maju Tani, Desa Paya Bakung, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.
Secara nasional, kegiatan ini menargetkan penanaman pada lahan seluas 50.000 hektare, termasuk wilayah terdampak bencana. Untuk Kabupaten Deli Serdang, target penanaman mencapai 8.300 hektare, dengan realisasi awal seluas 830 hektare yang tersebar di 57 Brigade Pangan (BP). Program ini juga didukung melalui optimalisasi lahan dan percepatan Cetak Sawah Rakyat (CSR).
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menyampaikan bahwa gerakan tanam serempak merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas produksi pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim.
Kita pastikan tanam berjalan serentak di berbagai wilayah. Ini langkah nyata untuk menjaga produksi tetap stabil dan memastikan kebutuhan pangan nasional tetap aman.
“Gerakan tanam serempak ini adalah energi bersama. Kita harus bergerak cepat meningkatkan produksi, memanfaatkan lahan secara maksimal, dan memastikan Indonesia mampu menjaga ketersediaan pangan di tengah tantangan global,” tegas Mentan Amran.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertanian, Suwandi dalam arahannya menyampaikan bahwa Menteri Pertanian telah bersurat kepada seluruh Gubernur dan Bupati/Walikota bersama Menteri Dalam Negeri untuk menindaklanjuti kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.
Ia menegaskan pentingnya antisipasi dini melalui pemantauan informasi BMKG serta pemetaan wilayah rawan kekeringan, dengan prediksi puncak musim kemarau terjadi pada bulan Agustus.
Selain itu, Kementerian Pertanian juga mendorong percepatan penyediaan dan optimalisasi sumber daya air melalui pengembangan irigasi perpipaan, perpompaan, pompa, sumur dalam, dan sumur dangkal. Kebutuhan tersebut diharapkan dapat segera diusulkan oleh daerah sesuai kondisi lapangan. Pemerintah juga telah menyiapkan dukungan penguatan pada lahan kering untuk peningkatan indeks pertanaman, yang memerlukan dukungan ketersediaan air di lapangan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menegaskan pentingnya pengawalan di lapangan dalam mendukung percepatan tanam.
Percepatan tanam harus diiringi dengan pengawalan yang optimal. Target minimal 1.000 hektare per hari perlu dijaga agar momentum tidak hilang dan hasil dapat maksimal.
“Petani, penyuluh, BP, perguruan tinggi vokasi, dan pemerintah daerah harus bergerak dalam satu irama. SDM pertanian yang tangguh menjadi kunci sukses percepatan tanam nasional, jelasnya.
Sementara, Kepala Pusbintan, Indria Fitriani menyampaikan komitmen dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
“Pusbintan siap mengawal pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak agar berjalan efektif dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan nasional,” ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung program swasembada pangan.
“Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berkomitmen mendukung program swasembada pangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Kami akan terus mendorong kedaulatan dan kemandirian pangan di daerah serta memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, Kepala Dinas terkait, Babinkantibmas, serta BP di Kabupaten Deli Serdang. Pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari unit Eselon I Kementerian Pertanian, Pemerintah Daerah, penyuluh pertanian, hingga petani. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional.