• Juni 14, 2024

Terapkan Reformasi Birokrasi, Kementan Prioritaskan Pengembangan SDM

Terapkan Reformasi Birokrasi, Kementan Prioritaskan Pengembangan SDM

JAKARTA – Reformasi Birokrasi (RB) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencapai good government dengan melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan, yang menyangkut aspek-aspek kelembagaan atau organisasi, ketatalaksanaan dan sumber daya manusia aparatur. Hal ini sesuai fokus pemerintah, yaitu pada pengembangan sdm Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memberikan pelayanan maksimal kepada siapa saja untuk meningkatkan produktivitas.

Sedangkan secara internal menurut Mentan Amran, Kementan perlu mempertahankan capaian dalam meraih opini laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemerika Keuangan (BPK). Selain yang terkait dengan penghargaan anti gratifikasi dari KPK dan praktik-praktik pemerintahan yang bersih sebagai bukti implementasi revolusi mental atau RB.

Menindaklanjuti hal tersebut, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) melalui Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) melakukan sosialisasi pada acara Mentan Sapa Petani Penyuluh (MSPP) volume 16 dengan tema “Reformasi Birokrasi”, Jumat (14/06/2024) di Ruang AOR BPPSDMP.

Secara virtual Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa reformasi birokrasi dilakukan untuk seluruh sdm pertanian sampai dengan level yang paling bawah.

“Reformasi birokrasi melibatkan seluruh sdm pertanian sehingga kita semakin semangat, lebih produktif, efisien dan terhindar vdari perbuatan tercela”, ucap Kabadan Dedi.

Menurut Narasumber MSPP, Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian, Sekretariat Jenderal Kementan, Nurwahida mengatakan bahwa penetapan arah kebijakan RB kedepan bertujuan untuk terciptanya birokrasi yang berdaya saing, bersih dan efektif untuk menolong pembangunan nasional.

Empat Prioritas Reformasi Birokrasi Tematik diantaranya adalah pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, digitalisasi administrasi pemerintahan, percepatan prioritas aktual Presiden yaitu dengan penggunaan produk dalam negeri dan pengendalian inflasi. Sedangkan syarat keberhasilan RB Tematik yaitu komitmen, menyelesaikan akar masalah, kolaborasi dan inovatif, pungkasnya. (HV/NF)

Berita Terkait

Tanggapi Film Pesta Babi, Mentan Amran Tegaskan Pengembangan Pangan Papua untuk Kepentingan Rakyat

Tanggapi Film Pesta Babi, Mentan Amran Tegaskan Pengembangan…

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Proyek Strategis…
Kementan Targetkan Indonesia Jadi Raja Ekspor Komoditas Hortikultura Dunia dalam 10 Tahun, Nusa Horti Jadi Gerbang Menuju Pasar Global

Kementan Targetkan Indonesia Jadi Raja Ekspor Komoditas Hortikultura…

Tangerang, 12 Juni 2026 – Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan Indonesia menjadi eksportir…
Petani Papua Barat Daya Dukung Program Cetak Sawah, Minta Jangkauan Program Diperluas

Petani Papua Barat Daya Dukung Program Cetak Sawah,…

Jakarta — Petani Papua Barat Daya menyatakan dukungannya terhadap program cetak sawah…