- Februari 13, 2024
Jaga Kualitas, Kementan Sosialisasikan Tata Cara Pengujian Mutu Pupuk
JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan kurangnya pasokan pupuk bersubsidi membuat jumlah produksi menurun hingga 4 juta ton pada tahun 2023. Selain itu, para petani yang bertempat tinggal di wilayah pegunungan dan hutan juga tidak berkesempatan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.
Mentan Amran menuturkan jika penambahan anggaran pupuk subsidi sebesar Rp14 triliun pada tahun 2024 dimaksudkan agar pemerintah dapat bergerak cepat menambah pasokan pupuk petani dan juga untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino.
“Saat ini masih banyak petani yang bisa mendapatkan program pupuk subsidi dari pemerintah, terlebih yang tidak memiliki Kartu Tani”, ujar Mentan.
Pada acara Ngobrol Asyik (Ngobras) Penyuluhan Volume 06 bertemakan “Tata Cara Pengujian Mutu Pupuk”, Selasa (12/02/2024), Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengungkapkan bahwa dampak El Nino menyebabkan musim tanam mundur. Selain itu, para importir dan eksportir banyak yang menahan produknya agar tidak keluar dari negaranya demi kepentingan didalam negeri.
“Maka, solusi yang dilakukan adalah dengan menggenjot produksi padi”, ucapnya. Kita harus melakukan percepatan tanam, agar target tanam di bulan Februari sebesar 2 juta Ha pada bulan Mei atau Juli dapat dipanen.
Masalah benih juga sangat penting, krusial dan tidak boleh lambat di lapangan, tegas Kabadan lagi.
Menurut Narasumber Ngobras, Kepala Balai Pengujian Mutu Produk Tanaman (BPMPT), Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Nila Sovy mengatakan tugas dari BPMPT adalah melaksanakan pengujian mutu produk tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan serta mutu pupuk dan mutu pestisida.
Untuk metode pengujian pupuk fosfat berdasarkan SNI 2801-2010 diantaranya menggunakan jenis pengujian terhadap unsur hara sebagai P2O5 total, larut asam sitrat atau larut air dan kadar belerang. Dari 7 SNI pupuk uang bersifat wajib, ada 5 jenis pupuk yang masuk ruang lingkup BPMPT, urainya.
Nila juga menjelaskan tentang cara menentukan pupuk yang asli, diantaranya adalah pada saat ingin membeli perhatikanlah kemasan luarnya dan jangan lupa dilihat juga sablon dari kemasan karungnya.
Dikemasannya terdapat izin pendaftaran, nilai kandungan nya, dll nya. Selain warna nya tidak pudar, juga harus masuk website tsp untuk mengecek terdaftar atau tidak pupuk tersebut.
Sedangkan secara fisik pupuk pupuk yg asli akan terasa asam dan urea jika digenggaman akan terasa dingin dan baunya juga sangat menyengat, tutupnya. (HV/NF)